Panggilan yang baik

Panggilan yang baik

Seorang wanita, lebih tua beberapa tahun dari kamu, yang baru-baru ini kenal tiba-tiba nongol depan kamu. Hubungan kalian memang belum begitu dekat karena kalian memang baru sekali bertemu. Tapi kali ini, si wanita kebetulan membawa sesuatu yang bikin kamu penasaran banget.  Kamu mau bertanya, dan DENG!! Kira-kira harus saya panggil apa yah? Nona, Ibu, Mbak, atau Nama ?

Ilustrasi di atas memang hanya imajinasi saya, tapi based on true story. Saya sering banget kebingungan. Saya nggak tahu gimana cara address orang-orang dengan baik, yang terasa hormat namun juga dekat. Masalah simple memang, tapi seingat saya orang Indonesia selalu memprioritaskan yang simple-simple gini. Dan saya harus belajar untuk itu.

Kalau kalian ngikutin blog ini dari awal, kalian juga pasti tahu kalau saya sempet nggak konsisten dengan gaya penulisan. Kadangkala saya milih pakai kata Gue , sebelum kini pakai Saya (Pengecualian untuk tulisan cerpen, lebih senang pakai Aku ). Hanya satu kata panggilan yang nggak pernah membuat saya ragu : Anda . Ga bakal pernah saya pake. Too formal.

Kalau kita kelompokkan manusia-manusia ini berdasarkan umur (yeah. Indonesia put high value for ages difference), mungkin jadinya begini :

  • Panggilan untuk orang yang lebih muda
  • Panggilan untuk orang yang sama usia
  • Panggilan untuk orang yang lebih tua

Pilihan panggilannya? Let’s see. Bapak , Ibu, Nona, Nyonya, Kakak, Nama , Mas, Mbak, Bang, Bung, Neng, Ade. Urghh !! Sometimes I feel english is MUCH easier. Mereka nggak terlalu memperhatikan usia. Baik muda, sama, atau lebih tua, panggilannya mostly hanya satu, address them by name. Sayangnya pola ini belum bisa diaplikasikan di Indonesia dhe. Coba panggil orang yang lebih tua 10 tahun dari kamu dengan nama, pasti dikira nggak sopan. Padahal bukan itu esensi nya. panggilan dengan nama itu akrab. We often forget about this.

So, How should I address you? Yang membuat kamu paling nyaman? Give me a clue

(Image dipinjam dari jPress.co.uk)

Related posts:

  1. Ketika Piala Dunia Menjadi Prioritas
  2. Email balasan kepada Ria Citra
  3. Poor Him..
  4. Serupa tapi tak sama
  5. Inter Milan ke Final !! (BIS mati seminggu)

39 Comments

  1. Iya, betul juga Mas. Terlebih kalau orang yang lebih tua / lebih muda dari kita adalah orang yang setahun di atas / di bawah kita dalam satu sekolah. Saya berpendapat, kebanyakan orang yang lebih tua dari orang lain, merasa harus dihormati, meskipun perbedaan usianya tidak terlalu jauh. Dan menurut saya, yang membuat seseorang dihormati bukanlah dari usianya, namun dari bagaimana sikap dan kedewasaannya. Jadi bukan semata-mata diukur dari umur

  2. yah menyesuaikan saja mas kalau saya.. yg penting niatnya kan menyapa hehe… :D

  3. saya memanggil orang yg blm dikenal / br pertama kali bertemu biasanya dgn mas/mba atau bapak/ibu menyesuaikan dari penampilannya apakah usia kita jauh atau tidak..
    tp kalau dah kenal meskipun beda jauh biasanya panggil nama langsung atau bro :D

  4. Secara umum saya memanggil seseorang Mas/Mbak, tetapi jika saya sudah pernah ketemu orangnya adakalanya panggilan saya ubah (menyesuaikan dengan keadaan orang tersebut), bisa Bapak atau Dek.
    Jarang saya memanggil OM, terkecuali untuk keluarga dekat.
    Kalau Mas Feryy enaknya di panggil KOKO, ya ?

  5. Untuk mengakrabkan diri kepada orang yang belum dikenal, saya biasanya memanggil dg menggunakan “mas”/”mbak” secara umum. Jika di daerah sunda, maka kata mas menjadi “aa” (baca= a-a), dan kata mbak menjadi “teteh”.

    Kata “anda” jarang sekali saya gunakan, karena terlalu formal dan pada situasi dan kondisi tertentu, kata “anda” berkonotasi negatif (misal lagi berantem secara elegant). Tapi beda soal jika sedang menulis di blog, kata “anda” selalu saya gunakan :)

  6. wah kalau saya lebih senang pangging Mas atau Mbak biarpun umurnya udah ketuaan atau lebih muda dari saya….
    rudy azhar´s last blog ..Blogazine : Blog bergaya Magazine? My ComLuv Profile

  7. Sopan santun dan etika sangat diperlukan dengan jatidiri kita sebagai WNI yang sangat menjunjung tinggi etika ketimuran..

    Panggilan perlu, tinggal disesuaikan dgn orangnya.
    Hargai orang lain kalau ingin di hargai.

    Kata2 “Anda” tidak betul kalau kelihatan sombong. Itu menurut saya..kalau kita timingnya pas dalam berucap..

    Btw, wp mobile pack pernah juga sy pakai tapi skrg sy pakai mobilepress. .hehe

  8. kalau penggunaan kata pertama… gw suka pake gw… kadang pake aku.. kadang pake saya..
    yah… tergantung mood nya aja seh.. hehee
    kalau sekarang,,, pengen pake gw.
    elmoudy´s last blog ..Ainun Habibie My ComLuv Profile

  9. Emang sih rada ribet ya….

    Kalo gue sih biasanya ber aku-aku dan nyebut mbak ato mas aja….kalo yang baru kenal….tapi tergantung dari jawaban dan gaya bahasanya juga sih…kalo udah rada ngakrab…baru berani ber-gue eloe…

    Anda emang terkesan rada sarkastis ya…kalo lagi berantem ama laki gue biasanya gue ber-anda anda…hihihi….
    Bibi Titi Teliti´s last blog ..Kayla’s Birthday Bash! My ComLuv Profile

  10. saya juga bingung he he, anyway mungkin paling tepat adalah belajar dari wartawan (gaya menulis) perhatikan audiens/pembaca medianya apakah ditujukan untuk pasar mana? dewasa, anak-anak, umum?

    dari sini kita tahu, bagaimana harus menulis yang “tepat” cukup melihat target audiens pembaca blog ini
    r10´s last blog ..Shrek Forever After My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Switch to our mobile site